1. Education

Bau Mulut selama Berpuasa? Berikut Tips Menghilangkannya!

Dentalosophers, selama berpuasa tentu akan dihadapkan dengan halitosis atau disebut sebagai bau mulut. Hal ini merupakan proses yang normal, karena ketika perut kosong, asam lambung meningkat dan menguap keluar melalui rongga mulut sehingga menimbulkan bau tak sedap. Selain itu, pada saat puasa produksi saliva atau air liur kita menjadi berkurang, padahal saliva ini memiliki kandungan yang dapat mencegah bakteri untuk berkembang sehingga mengurangi bau mulut. Kondisi ini mengakibatkan berkurangnya rasa percaya diri ketika ingin berkomunikasi dengan orang lain. Namun, Dentalosophers tidak perlu khawatir. Berikut kami berikan beberapa tips untuk mengatasi bau mulut selama menjalankan ibadah puasa.

  • Pastikan kebersihan gigi dan mulut terjaga

    Selama berpuasa, menjaga kebersihan gigi dan mulut merupakan hal utama untuk mengatasi bau mulut. Hal ini dapat dilakukan dengan menyikat gigi sebanyak 2x sehari, yakni setelah sahur dan sebelum tidur di malam hari. Sikat gigi hingga ke sela-sela bagian agar tidak menjadi tempat bakteri penyebab bau mulut berkembangbiak. Tidak hanya itu, kebersihan lidah juga perlu dijaga untuk mencegah berpindahnya bakteri dari gigi sebagai penyebab bau mulut. Dentalosophers dapat menggunakan alat pembersih lidah untuk membersihkannya.

  • Perbanyak minum air putih

    Kondisi mulut yang kering menjadi salah satu faktor munculnya bau mulut. Oleh sebab itu, Dentalosophers yang sedang berpuasa dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan air sebanyak 8 gelas atau 2 liter dalam sehari. Hal ini dapat meningkatkan produksi air liur yang berfungsi menjaga keadaan mulut agar tetap bersih sehingga terhindar dari bau mulut.

  • Hindari makanan berbau tak sedap

    Pemilihan jenis makanan ketika menjalani ibadah puasa juga merupakan hal penting untuk mengatasi bau mulut. Upayakan untuk tidak memilih makanan berbau tajam seperti jengkol, petai, bawang bombai, durian, dsb. Psst tahukah kalian bahwa kopi, teh, dan soda juga dapat menyebabkan bau mulut apalagi saat berpuasa. Jadi sebaiknya dikurangi ya, Dentalosophers!

Solusinya, Dentalosophers bisa mengganti makanan / minuman diatas dengan mengonsumsi buah dan sayur ketika sahur maupun berbuka. Antioksidan dalam keduanya dapat menjaga kesehatan gigi dan mulut sehingga tidak mengganggu aroma nafas Dentalosophers. Makanan seperti Apel, wortel, batang seledri, pir, dan selada juga bisa menjadi opsi yang cocok buat dentalosophers yang ingin menghindari bau mulut saat puasa karena dapat berperan sebagai self-cleansing food.

  • Berkumur

Selain membersihkan gigi hingga ke sela-sela bagian, berkumur menjadi pilihan untuk membantu membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel di gigi. Ketika berkumur, dianjurkan untuk menggunakan mouthwash yang tidak mengandung alkohol. Hal ini dikarenakan dapat membunuh bakteri penyebab bau mulut sehingga Dentalosophers tidak perlu merasa kurang percaya diri selama berpuasa. Berkumur setidaknya 1x sehari, ya!

  • Membersihkan gigi palsu atau peralatan gigi

Dentalosophers pengguna gigi tiruan ataupun peralatan gigi lainnya? Jangan lupa untuk mencuci dan melepasnya setelah penggunaan, ya. Hal ini dapat menghindari bakteri penyebab bau mulut sehingga aroma nafas tetap terjaga.

  • Hindari Merokok

            Nah, bagi kalian Dentalosophers yang tidak bisa jauh dari rokok, selama berpuasa dihindari dulu ya! Hal ini karena rokok sebagai salah satu sumber penyebab bau mulut. Tenang… Dentalosophers bisa merokok setelah berbuka puasa karena telah mendapat asupan makanan dan minuman.

  • Konsultasi ke dokter gigi

    Mengunjungi dokter gigi sangat penting dilakukan untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut. Dokter gigi akan memastikan dan memberi saran mengenai penyebab bau mulut, seperti misalnya plak, lubang, dan karang gigi yang mungkin Dentalosophers alami. Sehingga, dokter gigi dapat mengambil tindakan berupa scaling maupun penambalan gigi. Diperlukan setidaknya enam bulan sekali untuk cek kesehatan gigi dan mulut agar terhindar dari halitosis.

    Itulah beberapa tips untuk mengatasi bau mulut selama berpuasa yang kami anjurkan kepada Dentalosophers. Kebersihan gigi dan mulut merupakan hal penting yang perlu dijaga baik selama menjalani ibadah puasa maupun tidak. Hal ini dapat menimbulkan rasa percaya diri yang menjadi kunci utama untuk berkomunikasi dengan orang lain.


DAFTAR REFERENSI

Ronif. (2018). Menghilangkan Bau Mulut (Halitosis) pada saat Puasa. Diakses melalui https://www.ciputrahospital.com/menghilangkan-bau-mulut-halitosis-pada-saat-puasa/ pada 30 Maret 2021 pukul 19:20 WIB.

Adhi, Irawan Sapto. (2020). 8 Tips Mengatasi Bau Mulut yang Sering Timbul saat Puasa. Diakses melalui https://health.kompas.com/read/2020/04/25/100700768/8-tips-mengatasi-bau-mulut-yang-sering-timbul-saat-puasa?page=all pada 30 Maret 2021 pukul 19:28 WIB.

Tim, CNN Indonesia. (2020). Cara Ampuh Hilangkan Bau Mulut saat Berpuasa. Diakses melalui https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200423173604-255-496668/cara-ampuh-hilangkan-bau-mulut-saat-berpuasa pada 30 Maret 2021 pukul 19:35 WIB.

Aldaoudi, Dr. Omar. (2015). Ramadan and Oral Health: What You Need to Know. Diakses melalui https://www.drmichaels.com/blog/ramadan-and-oral-health pada 1 April 2021 pukul 23:15 WIB.

 

Contact Us

Address

(Senopati) Jl. Senopati No.16, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
(Pondok Indah) Jl. Metro Pondok Indah SG.21 Pondok Indah, Jakarta Selatan (Mamamia Spa)
(Gandaria) Jl. Petogogan I No.16A Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
(BSD) Gedung EduCenter Ground Floor Unit G-09 Kav. Commercial International School II No. 8 Jalan Sekolah Foresta, BSD City

Email

dentalosophy@gmail.com

Contact Number

Senopati 0819 08663338
Pondok Indah 0812 95372212
Gandaria 0878 8556 1639
BSD 0812 9146 9830